Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kumpulan Puisi Kei Naz (Lentera Merindu) Terbaru - Puisi Para Seniman

 

PUISI-PUISI KEI NAZ


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Salam syahdu para penikmat kopi yang suka dengan karya sastra anak negeri. Para penikmat Sampah Kata Seniman Bisu, untuk memudahkan pencairan tentang Puisi-Puisi KEI NAZ, admin menyediakan postingan khusus judul tulisan. Tujuannya agar memudahkan teman-teman dalam menemukan postingan yang ingin dibaca. CARANYA sangat mudah tinggal klik pada judul tulisannya di bawah ini dan langsung akan dialihkan pada halaman postingan...

Dalam hal ini admin menekankan bahwa sumber tulisan dan hak cipta sepenuhnya milik penulis. Oleh karena itu jika para pembaca ingin tahu dan mengenal sosok penulis, silakan klik pada nama penulis dan akan langsung dialihkan pada medsosnya. Selamat membaca!.
***

Puisi Karya Kei Naz / Lentera Merindu

1. Daftar Judul Puisi Kei Naz Lainnya

2. Kalah

3. Maret dan Harapan yang Tumbuh di Bumi Retak

4. Belum Siap

5. Saksi Cinta

6. Di Matamu Aku Bukan Pelangi



***
Ingin kenal dengan penulis ini!
Langsung saja lihat Medsosnya :
Facebook Kei Naz
Instagram Lentera Merindu

(Catatan Penutup)
Website "sampahkata.site" memiliki program memuat tulisan-tulisan para Penulis Indie di Tanah Air. Oleh karena itu a
dmin mengajak kita semua untuk sama-sama berkarya dengan mengabadikan tulisan-tulisanmu di sini.


Jika teman-teman tertarik untuk berkontribusi dalam program ini, dapat mengirimkan karyanya ke Form Kirim Tulisan. Mari kita bersilaturahmi dengan bergabung dalam grup WA, caranya klik langsung tautan undangan PENULIS AMATIRAN DARI PINGGIRAN...

Follow Instagram SAMPAH KATA SENIMAN BISU

Dengarkan PODCAST CINTA DAN MUSIKALISASI PUISI 

di YOUTUBE Indie Official Poem Muraz Riksi

Terima kasih telah berkunjung ke website Sampah Kata.
Salam kopi pahit...

Seniman Bisu
Penulis Amatiran Dari Pinggiran
Secarik Ocehan Basi Tak Lebih Dari Basa-Basi

Post a Comment for "Kumpulan Puisi Kei Naz (Lentera Merindu) Terbaru - Puisi Para Seniman"