Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puisi Devan Rafandra Gibran "Aku Membaca Hujan" Puisi Paling Pendek - Sampah Kata

 

"AKU MEMBACA HUJAN"

Kufikir, seorang pemuisi sedang menangis di atas sana.

Membagikan kata-kata sebanyak rintik rindu yang iajatuhkan.

Hingga pada suatu ketika yang reda, aku mengerti;

Merindu adalah cara seseorang mengembalikan bagian terbaik

Dari sebuah nostalgia.


Februari, hari ke-delapan, 2021

Aku


***
Ingin kenal dengan penulis ini!
Langsung saja lihat Medsosnya :

***

JOINT GRUP WA

PENULIS AMATIRAN DARI PINGGIRAN

Follow Instagram Admin MURAZ RIKSI

Subscribe YouTube Admin INDIE OFFICIAL POEM 

Searching Di Google : BLOG SENIMAN BISU

Post a Comment for "Puisi Devan Rafandra Gibran "Aku Membaca Hujan" Puisi Paling Pendek - Sampah Kata"