Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puisi "Rangkulan Senja Untuk Ilalang" karya Catatan Hati - Sampah Kata

 

"RANGKULAN SENJA UNTUK ILALANG"
 Karya Catatan Hati

Ilalang
Tahukah kamu cara angin merayumu...?
Hanya berbisik lembut lalu dirimu terlena
Sesederhana itu ternyata
Sama seperti saat aku mengingat senyumannya

Ilalang
Kamu hanya rumput kecil yang meliuk-liuk diterpa oleh angin
Tetapi berdiri tegak saat tiupan angin pergi
Ajari aku untuk bisa sepertimu
Bangkit dari terpuruknya rindu yang membelengguku

Ilalang
Saat aku memandang hamparanmu diwaktu senja
Dan saat kau menjadi penghalang pandanganku
Aku berharap kau jadi saksi cerita malamku

Ilalang
Seperti kamu yang menyukai senja
dan mengecup ilalang hingga tertunduk malu
Membuat aku kagum padamu
Ada rindu yang kutulis bukan untuk kubaca
tetapi untuk kukenang ditepian senja menyambut malam

Rinduku itu seperti angin tak bisa kulihat
Tapi kurasakan kehangatan dan kegelisahannya
Rindu juga seperti hujan yang datang tiba-tiba
Bahkan setelah reda rindu masih terasa

Terimakasih Senja
Keindahanmu sungguh bermakna
Kau mengajarkanku bahwa keindahan tak harus datang lebih awal
Aku berjanji padamu akan membawa dia
Untuk menatap jinggamu 
yang manja diantara ilalang dan rintikan hujan



***
Ingin kenal dengan penulis ini!
Langsung saja lihat Medsosnya :
Facebook Catatan Hati 
Sumber : catatanhati-ccd.blogspot.com


Searching Di Google :
BLOG SENIMAN BISU (Baca Novel, Puisi Karya Muraz Riksi)

Post a Comment for "Puisi "Rangkulan Senja Untuk Ilalang" karya Catatan Hati - Sampah Kata"