Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kumpulan Puisi Sumiati "Keluruhan Jiwa" Kumpulan Puisi Sedih Menyentuh Hati - Sampah Kata

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam kopi pahit...
Puisi merupakan ungkapan perasaan yang menggambarkan tentang cinta, kehidupan, bahagia, sedih, rindu dan alam. Oleh karenanya pada postingan ini, admin ingin membagikan puisi karya Sumiati

Di bawah ini tersedia daftar isi puisi yang akan memudahkan untuk melihat dan membaca lebih banyak puisi karya Sumiati lainnya.

Dalam hal ini admin menekankan bahwa sumber tulisan dan hak cipta sepenuhnya milik penulis. Selamat membaca!.

Profil singkat penulis :
Facebook Sumiati 
Instagram Sumiati


Keluruhan Jiwa
Oleh : Sumiati


Ini lah aku yang terlihat kuat dan kokoh

Namun aku bisa menjadi sangat rapuh dalam hitungan detik

Aku kalah karena aku tak mampu mengatur hati ku

Sayang ku

Amarah ku

Cinta ku

Bahkan benci ku

Berbaur dalam kumparan waktu yang sama

Tak dapat ku tentang dunia

Bila hati ku perih tersayat luka

Yang aku sendiri tidak pahami

Mengapa aku terluka

Aku kecewa

Tapi mengapa aku harus kecewa

Padahal diawal kisah sudah kupahami akhir cerita

Aku kalah

Sirna semua rasa percaya yang ku tanam didada

Iya aku kalah

Karna aku tak mampu terus membujuk hati ku

Untuk tetap bertahan diantara himpitan karang kata

Aku menyerah

Pupus semua keyakinan yang kupunya

Kini aku meyerah

Karena aku lelah untuk terus bersandiwara pada jiwa

Bahwa aku baik-baik saja

Aku hancur

Hilang seluruh kekuatan hati yang  ku genggam

Iya aku hancur

Perlahan namun pasti

Ke luruhan melanda raga

Mengeropos laksana dedaunan yang tercabik di makan ulat

Kini aku hanya menanti sebuah keajaiban 

yang mungkin hanyalah mimpi

Menanti dalam sabar dan diam ku hingga waktu menutup mata ku.

Plg.1832021



Tangisku
Oleh : Sumiati


Siapa perduli

Walau darah yang telah le jadi airmata

Karna siapa aku

Oh

Ternyata aku bukan siapa-siapa

Aku hanya pegemis gila

Yang berharap

Butiran kasih dari mu

Yang kata nya menyayangi ku

Aku papa

Karena aku tak punya apa-apa

Aku hanya bisa menanti

Uluran tangan kasih

Dari mu yang kata nya menjadi pelindung ku

Ternyata

Itu hanya dalam hayal ku

Kau tak lebih baik dari ku

Kau hanya menjadi benalu yang mengerogoti perlahan hidup ku

Membunuh ku dengan kata cinta yang  menjadi sembilu beracun

mengores hati dan jiwa ku

Aku lelah

Aku wanita biasa

Yang mengikat janji pada suami

Bukan mengikat janji untuk jadi suami

Plg.1932021



Bertahan
Oleh : Sumiati


Ku harus menatap dan memayungi sendiri 

hati dan hidup ku dari terpaan hujan dan terik

Karena kutahu terlalu sulit bagi ku 

untuk mengharap payung perlindungan 

dalam dekapan kasih dan sayang dari mu


Hidup laksana berlayar ditengah samudra

Namun

Aku terlupa bahwa kapal ku hanyalah sebuah mainan dari kertas

Sehingga aku harus bertahan agar tak tengelam dalam keputusasaan

Karena aku tahu dibahu ku

Ada dia yang bersandar

Bila aku hancur maka diri nya akan lebur

Aku akan terus bertahan 

walau entah sampai kapan aku mampu tetap bertahan

Aku akan terus berjuang meski tidak pernah kau pandang.

Demi hidup ku

Dan demi anak ku

Plg.1932021


***
Demikian puisi karya Sumiati yang dikirim oleh penulis untuk dimuat dalam web ini. 

(Catatan Penutup)
Website "sampahkata.site" memiliki program memuat tulisan-tulisan para Penulis Indie di Tanah Air. Oleh karena itu a
dmin mengajak kita semua untuk sama-sama berkarya dengan mengabadikan tulisan-tulisanmu di sini.

Jika teman-teman tertarik untuk berkontribusi dalam program ini, dapat mengirimkan karyanya ke Form Kirim Tulisan

Mari kita bersilaturahmi dengan bergabung dalam grup WA, caranya klik langsung tautan undangan PENULIS AMATIRAN DARI PINGGIRAN...

Follow Instagram SAMPAH KATA SENIMAN BISU

Dengarkan PODCAST CINTA DAN MUSIKALISASI PUISI 

di YOUTUBE Indie Official Poem Muraz Riksi

Terima kasih telah berkunjung ke website Sampah Kata.
Salam kopi pahit...

Seniman Bisu
Penulis Amatiran Dari Pinggiran
Secarik Ocehan Basi Tak Lebih Dari Basa-Basi

Post a Comment for "Kumpulan Puisi Sumiati "Keluruhan Jiwa" Kumpulan Puisi Sedih Menyentuh Hati - Sampah Kata"