Puisi Fajria El_Najm "Ikhlasmu Adalah Kekuatanku" Kumpulan Puisi Cinta Puisi Kehidupan Penuh Makna - SAMPAH KATA
https://www.idblanter.com/search/label/Template
https://www.idblanter.com
BLANTERORBITv101

Puisi Fajria El_Najm "Ikhlasmu Adalah Kekuatanku" Kumpulan Puisi Cinta Puisi Kehidupan Penuh Makna

Saturday, 1 May 2021

  

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam kopi pahit...
Puisi merupakan ungkapan perasaan yang menggambarkan tentang cinta, kehidupan, bahagia, sedih, rindu dan alam. Oleh karenanya pada postingan ini, admin ingin membagikan puisi karya Fajria  El_Najm

Di bawah ini tersedia daftar isi puisi yang akan memudahkan untuk melihat dan membaca lebih banyak puisi karya Fajria El_Najm lainnya.

Dalam hal ini admin menekankan bahwa sumber tulisan dan hak cipta sepenuhnya milik penulis. Selamat membaca!.


Profil singkat penulis :

Facebook Fajria El Najm
YouTube Fajria El Najm


TERTINDAS NAFSU
Karya : Fajria El_Najm


Bertahta namun tak jua bermakna

Bagaikan berjalan tanpa alas

Menjalani kehidupan terlunta-lunta

Sebab adab tak lagi menjadi batas


Untuk apa bersusah payah menjadi baik

Jika dibaliknya kau membuat Ibunda teriris

Bicaramu yang seolah mencekik

Bahkan sikapmu menghujam seperti linggis


Dialah ibunda...

Harta paling berharga yang kau miliki

Telah kau cabik-cabik hatinya

Hanya karena warisan yang tak kunjung dibagi


Betapa kotor akal pikiran

Memaksa kehendak yang tak seharusnya

Sang empunya masih berada dalam kehidupan

Dengan pongah kau anggap seolah telah tiada


Berhentilah...

Mintalah maaf padanya

Jika nanti ajal telah diperintah

Maka sesalmu tak ada gunanya

Giri Sako, 30 April 2021



DEFINISI SEPI
Karya : Fajria El_Najm


Alif...

Ya, seperti itulah aku

Dimana pun selalu sendiri

Seperti kodrat yang berlaku

Aku tak akan mampu menggandeng tangan yang lain

Kecuali ada yang menggandengku

Ah...

Mengapa harus seperti ini ?

Tak bisakah seperti yang lain

Dengan bangga menunjukkan siapa kekasihnya

Selalu menemani kemana pun kekasihnya pergi

Dialah lafadz Fii...

Huruf fa' dan ya' selalu setia untuk bersama

Aku iri, namun rasaku tak mampu merubah keadaan

Ikhlas dan tabah adalah kunci segalanya

Namun, sampai kapan aku sendiri

Menunggu pun tak ada yang ingin bersamaku

Andaikan ada...

Pastilah ia hanya ingin menjadikanku teman

Lalu pergi menggandeng tangan yang lain

Tak pantaskah aku merasakan bahagia ?

Giri Sako, 30 April 2021



IKHLASMU ADALAH KEKUATANKU
Karya : Fajria El_Najm


Jangan tatap mataku

Itu membuatku tak tenang

Sebab aku tak akan mampu melupakannya


Jangan menangis saat berbicara lewat udara

Itu membuatku tak rela

Sebab tanganku tak akan mampu mengusap air matamu


Jangan hanya diam saat kau marah padaku

Katakan sejujurnya...

Sebab aku tak mampu melihatmu dalam kesedihan


Jarak memisahkan kita, sayang

Namun rindu tak pernah memiliki sekat

Ia rajin mengunjungi hatiku

Meletakkan rasa yang membuatku semakin cinta


Aku berjanji akan pulang

Nanti, setelah aku mendapatkan banyak uang

Lalu meminangmu dengan sukacita

Menjadikanmu satu-satunya yang terindah


Jagalah hatimu...

Disini, aku berjuang untukmu

Demi kebahagiaan dan sebuah cita-cita

Agar terwujud semua mimpi 'tuk bersama

Giri Sako, 30 April 2021


***
Demikian puisi karya Fajria El_Najm yang dikirim oleh penulis untuk dimuat dalam web ini. 

(Catatan Penutup)
Website "sampahkata.site" memiliki program memuat tulisan-tulisan para Penulis Indie di Tanah Air. Oleh karena itu a
dmin mengajak kita semua untuk sama-sama berkarya dengan mengabadikan tulisan-tulisanmu di sini.

Jika teman-teman tertarik untuk berkontribusi dalam program ini, dapat mengirimkan karyanya ke Form Kirim Tulisan

Mari kita bersilaturahmi dengan bergabung dalam grup WA, caranya klik langsung tautan undangan PENULIS AMATIRAN DARI PINGGIRAN...

Follow Instagram SAMPAH KATA SENIMAN BISU

Dengarkan PODCAST CINTA DAN MUSIKALISASI PUISI 

di YOUTUBE Indie Official Poem Muraz Riksi

Terima kasih telah berkunjung ke website Sampah Kata.
Salam kopi pahit...

Seniman Bisu
Penulis Amatiran Dari Pinggiran
Secarik Ocehan Basi Tak Lebih Dari Basa-Basi


Sampah Kata

Seniman Bisu