Puisi Rita Mayasari "Aku dan Dunia Ciptaanku" Puisi Kehidupan Penuh Makna - SAMPAH KATA
https://www.idblanter.com/search/label/Template
https://www.idblanter.com
BLANTERORBITv101

Puisi Rita Mayasari "Aku dan Dunia Ciptaanku" Puisi Kehidupan Penuh Makna

Monday, 10 May 2021


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam kopi pahit...
Puisi merupakan ungkapan perasaan yang menggambarkan tentang cinta, kehidupan, bahagia, sedih, rindu dan alam. Oleh karenanya pada postingan ini, admin ingin membagikan puisi karya Rita Mayasari

Di bawah ini tersedia daftar isi puisi yang akan memudahkan untuk melihat dan membaca lebih banyak puisi karya Rita Mayasari lainnya.

Dalam hal ini admin menekankan bahwa sumber tulisan dan hak cipta sepenuhnya milik penulis. Selamat membaca!.

Profil singkat penulis :
Facebook Rita Mayasari
Instagram Rita Mayasari


"Aku dan Dunia Ciptaanku"
Oleh : Rita Mayasari

 

Ada cinta yang dikekang luka lama..

Ada sepi yang menghantui..

Ada marah yang merasuki relung hati..

Ada rindu yang lelah terpenjara..

 

Aku lelah menjadi wadah segala rasa..

Akankah lebih baik jika aku menjadi cangkang kosong saja?

 

Aku yang tak mampu memaknai arti kebebasan..

Meramu tanya dalam belanga bimbang..

Akankah jawabannya menjadi obat, atau malah menjadi racun pada hati yang terombang ambing laksana kapal tanpa nahkoda..

 

Aku dikerangkeng dalam sempitnya fikiran, bingung mencari pintu keluar dari dinding putih menyilaukan..

Namun tak jarang aku tenggelam dalam hitam pekat prasangka..

Kerap kali rasa takut mencengkeram hati meski tak terlihat wujud menyeramkan..

 

Ingin aku berlari kencang..

Tapi tak tau ku berlari dari apakah gerangan..

Atau sekedar mencari alasan, bahwa aku berlari karena ada yang ku kejar..

Tetap tak ku temukan jawaban..

 

Aku dan semua rasaku yang membuatku gila..

Aku merasa terperangkap padahal tiada jebakan..

Aku yang menangis histeris, kadang meratap dalam rintihan sakit yang begitu dalam padahal aku tak tau apa sebabnya..

Aku yang merasa selalu terpenjara, padahal semua mata melihatku begitu bebas menikmati isi dunia..

Aku yang penuh emosi, berteriak berapi-api, memaki segala yang bisa aku caci padahal tiada yang menyakiti..

 

Mereka berkata, aku hidup dalam delusi..

Sebab aku tak lagi tau manakah nyata dan mana pula yang mimpi...

Tanjungpinang Kepri, Sabtu 08052021/ 14.28wib


***
Demikian puisi karya Rita Mayasari yang dikirim oleh penulis untuk dimuat dalam web ini. 

(Catatan Penutup)
Website "sampahkata.site" memiliki program memuat tulisan-tulisan para Penulis Indie di Tanah Air. Oleh karena itu a
dmin mengajak kita semua untuk sama-sama berkarya dengan mengabadikan tulisan-tulisanmu di sini.

Jika teman-teman tertarik untuk berkontribusi dalam program ini, dapat mengirimkan karyanya ke Form Kirim Tulisan

Mari kita bersilaturahmi dengan bergabung dalam grup WA, caranya klik langsung tautan undangan PENULIS AMATIRAN DARI PINGGIRAN...

Follow Instagram SAMPAH KATA SENIMAN BISU

Dengarkan PODCAST CINTA DAN MUSIKALISASI PUISI 

di YOUTUBE Indie Official Poem Muraz Riksi

Terima kasih telah berkunjung ke website Sampah Kata.
Salam kopi pahit...

Seniman Bisu
Penulis Amatiran Dari Pinggiran
Secarik Ocehan Basi Tak Lebih Dari Basa-Basi


Sampah Kata

Seniman Bisu