Puisi Sumiati "Aku Pergi" Kumpulan Puisi Cinta, Sedih Penuh Makna - SAMPAH KATA
https://www.idblanter.com/search/label/Template
https://www.idblanter.com
BLANTERORBITv101

Puisi Sumiati "Aku Pergi" Kumpulan Puisi Cinta, Sedih Penuh Makna

Sunday, 30 May 2021

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam kopi pahit...
Puisi merupakan ungkapan perasaan yang menggambarkan tentang cinta, kehidupan, bahagia, sedih, rindu dan alam. Oleh karenanya pada postingan ini, admin ingin membagikan puisi karya Sumiati

Di bawah ini tersedia daftar isi puisi yang akan memudahkan untuk melihat dan membaca lebih banyak puisi karya Sumiati lainnya.

Dalam hal ini admin menekankan bahwa sumber tulisan dan hak cipta sepenuhnya milik penulis. Selamat membaca!.

Profil singkat penulis :
Facebook Sumiati 
Instagram Sumiati


JANJI MERPATI 2
Oleh : Sumiati


Kuarungi luas nya angkasa

Kuselusuri semua ruang yang ada

Hanya

Karena ku ingin tahu dunia

Bukan

Karena ku tak setia


Jangan salah menilai rupa

Yakinlah

Hanya namamu tersemai di dada

Terpahat dengan tinta darah

Dalam sumpah tanpa Terkata

Karena

Tuhan yang menjadi saksi

Betapa suci nya hasratku padamu kasih


Ku tahu

Tatap hina dimata dunia

Akan perilaku yang dianggap salah

Tapi aku tidak perduli

Hanya pandangmu

Yang menjadi pagar hati ku


Terima kasih cinta

Akan rasa percaya kau tanam didada

InsyaAllah .

Aku bersumpah akan menjaga mahligai hati

Tidak terbujuk dan tergoda

Pada silau pandang fatamorgana

Hanya diri mu

Pelabuhan terakhir dalam hidup ku

Karena ku yakin diri mu

Adalah peyempurna kekurangan ku

Dan diri ku adalah pelengkap dari kekurangan mu

Dalam doa juga ku pinta

Agar kita

Selalu bersama

Membina lingkaran cinta yang utuh dan sempurna...

Dari dunia hingga Jannah

Plg.2952021



Aku Pergi
Oleh : Sumiati


Ku ikuti arus sungai

Dari hulu hingga ke ilir

Tak pernah aku jemu

Mengepak setiap

gerak pada kaki ku

Agar tak tengelam ditengah gelombang

Namun

Semakin ku selusuri

Semakin aku mengerti

Sungai di ilir tak lagi jernih

Terlalu banyak kebusukan

Terlalu banyak sampah yang berserakan

Tangan tangan munafik mengais di setiap kesempatan

Mengotori kemurnian hati yang sedang berkembang

Padahal jiwa itu sangat polos

Aku sedih

Sangat sedih

Perjalanan ku seakan sia-sia

Walau aku tahu tidak ada yang memaksa ku melangkah

Namun misteri  membuat aku tetap berdiri

Tapi kini aku lelah

Aku memilih berhenti

Dan menjauh dari keindahan sungai yang kuselusuri

Walau kutahu

Sangat sulit untuk melepaskan

Keindahan panorama misteri

Namun aku akan mencoba

Membuang semua sisa kekaguman yang ada

Aku berdiri tanpa alasan

Dan tanpa diminta

Kini aku melangkah mundur

Karena aku punya cerita

Dan hanya hati ku yang akan menyimpan cerita kecewa ku

Plg.3052021



MUNAFIK
Oleh : Sumiati


Kau bisa tertawa saat ini

Kau bisa puas karena nama mu tersanjung

Selamat atas kebahagian palsu mu


Aku ingin tertawa melihat kebodohan nyata yang kau pamerkan

Aku jadi kasihan melihat betapa idiot nya cara mu berpikir

Menyedihkan

Sungguh menyedihkan

Bila kau tidak tahu

Seharus nya kau bertanya

Bukan malah menghina mereka  yang lebih tahu

Bila kau tidak mengerti

Seharus nya kau belajar

Bukan mencaci orang yang lebih mengerti

Betapa kerdil hati mu

Percuma berderet seribu gelar dibelakang nama mu

Bila otak mu tak lebih pintar dari otak udang.

Kasian

Sungguh kasian

Melihat betapa picik cara mu

Kau jatuhkan orang lain

Hanya agar namamu menjadi bersinar

Kau singkirkan orang lain hanya agar diri mu bisa berdiri didepan

Ya kau berhasil menjadikan diri mu pecundang

Namun ingat sayang

Sepandai-pandai tupai melompat ada kala nya kan jatuh jua

Serapat-rapat nya kau simpan kebusukan

Suatu saat akan tercium juga bau nya..

Terus lah tertawa dalam diatas kehancuran orang lain.

Niscaya suatu masa orang pun akan tertawa bahagia diatas penderitaan mu.

Plg.30520214



SADARI DIRIKU
Oleh : Sumiati


Ku berteriak memanggil nama mu.

Hingga

Suara ku tercekat hilang di tiupan angin

Kau tetap melaju

Tak kau dengar sebisik suara yang terus menyebut nama mu

Pada awal

Kupikir kau memang kau tak mendengar ku

Namun aku salah

Kau sengaja tidak ingin mendengar suara ku

Sedih

Aku sangat sedih

Aku menangis

Namun

Apa berguna tangis ku

Meski hingga  darah yang mengalir di kedua pipi ku

Kau tetap tidak akan mendengar jerit ku

Ya

Kini aku hanya bisa berdiri

Meratapi sebuah tragedi pada diri

Namun

Aku percaya

Ini bukan takdir

Apa yang saat ini terjadi

Hanyalah cuilan cerita dari romansa kisah hidup manusia

Aku harus terus bertahan dan melangkah

Toh hidup bukan hanya berhenti di satu titik kisah

Aku hanya harus belajar menyadari diri ku sendiri

Agar bisa kutatap

Dunia dengan lebih indah

Bila kujalani dengan rasa ikhlas dan tabah

Biar kuhapus kisah tentang tentang mu

Aku pergi dari kisah mu

Dan tentang mu

Ingin kucipta kisah baru

Semoga  lebih indah dan

Lebih bermakna

Plg.2952021


***
Demikian puisi karya Sumiati yang dikirim oleh penulis untuk dimuat dalam web ini. 

(Catatan Penutup)
Website "sampahkata.site" memiliki program memuat tulisan-tulisan para Penulis Indie di Tanah Air. Oleh karena itu a
dmin mengajak kita semua untuk sama-sama berkarya dengan mengabadikan tulisan-tulisanmu di sini.

Jika teman-teman tertarik untuk berkontribusi dalam program ini, dapat mengirimkan karyanya ke Form Kirim Tulisan

Mari kita bersilaturahmi dengan bergabung dalam grup WA, caranya klik langsung tautan undangan PENULIS AMATIRAN DARI PINGGIRAN...

Follow Instagram SAMPAH KATA SENIMAN BISU

Dengarkan PODCAST CINTA DAN MUSIKALISASI PUISI 

di YOUTUBE Indie Official Poem Muraz Riksi

Terima kasih telah berkunjung ke website Sampah Kata.
Salam kopi pahit...

Seniman Bisu
Penulis Amatiran Dari Pinggiran
Secarik Ocehan Basi Tak Lebih Dari Basa-Basi




Sampah Kata

Seniman Bisu