LWB7NaVaNWV4NGJaNWR5MWBdMCMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE103

Puisi Sumiati "Membaca Diri" Kumpulan Puisi Kehidupan Para Seniman

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam kopi pahit...
Puisi merupakan ungkapan perasaan yang menggambarkan tentang cinta, kehidupan, bahagia, sedih, rindu dan alam. Oleh karenanya pada postingan ini, admin ingin membagikan puisi karya Sumiati

Di bawah ini tersedia daftar isi puisi yang akan memudahkan untuk melihat dan membaca lebih banyak puisi karya Sumiati lainnya.

Dalam hal ini admin menekankan bahwa sumber tulisan dan hak cipta sepenuhnya milik penulis. Selamat membaca!.

Profil singkat penulis :
Facebook Sumiati 
Instagram Sumiati


TIDAK PERDULI

Oleh : Sumiati


Kau bilang

Aku tak berhati

Mungkin iya

Karena aku tak lagi dapat membedakan

Apa

Aku membencimu

Atau

Aku menyayangi mu

Semua tersamar

Tertutup oleh perih nya

Tuturan dalam kata


Kau bilang aku egois

Ya

Aku tak menampik

Karena aku lelah

Menjadi penurut bila akhir nya

Hanya sebagai landasan pada pijakan dan akhir nya dilupakan

Bukan karena ku ingin 

Sebuah penghargaan

Ataupun imbalan

Aku hanya ingin ketenangan


Kau bilang aku kejam

Bisa jadi

Karena

Telah kuhapus

Semua rasa yang tersisa

Kututup semua cerita

Tak ingin lagi kudengar suara

Entah tangis maupun tawa

Aku hanya ingin membalut hati ku

Agar tak lagi terus tersakiti

Dan

Semakin membenci


Itulah diri ku kini

Jangan salahkan waktu

Atas apa yang terjadi

Tapi coba tanya dirimu

Apa yang telah kau beri

Sehingga rasa benci sanggup membunuh semua rasa kasih

Ya

Kelelahan jiwa

Menjadi kan sebuah sikap jadi berbeda

Terdiam bukan karena tak sayang

Namun

Membujuk hati agar tidak menjadi

amarah di api dendam

Mungkin ini yang terbaik

Ku pergi

Dan

Menghilang bersama tiupan angin senja

Agar tak lagi kau dengar cerita

Plg.72021



Mawar Ternoda

Oleh : Sumiati


Percikan suci

Pada mawar kasih

Mengatas namakan cinta

Diantara nafsu durjana

Terengut asa

Dimahkota jiwa

Dalam

alunan melody buaya

Segala sumpah

Terucap indah

Saat ingin meraih bunga surga

Namun

apakah

Puja kan terus merekah

Bersenandung di bait kata

Bila keindahan

Telah terengut

Dan

Sirna

Kau terhempaskan

Dalam kubang sesal

semua  menghilang

hanya dirimu tertingal

Pada kukungan pelangi tanpa warna

Plg.27012015



SENYUM DI BALIK LUKA

Oleh : Sumiati


Lembut tutur

Namun menyakitkan

Tersenyum

Manis sangat manis

Tanpa ada yang menyadari

Tuba kau tabur

Dalam sayatan

Ya

Cantik

Sangat cantik

Permainan yang kau berikan

Hingga semua terlena

Dan terhanyut dalam

Alunan syair kepalsuan

Namun ingat

Setiap drama ada akhir nya

Setiap lakon ada ujung nya

Tak perduli

Aku atau kamu yang salah

Tak penting

Kita atau mereka yang bener

Karena setiap benih yang ditabur

Suatu masa akan dituai

Kini

Kau ,aku ,kamu ,dia bahkan mereka bisa tersenyum

Tapi

Jangan tanya

Makna dibalik senyuman

Apakah kebahagiaan

Ataukah

Kesedihan

Bisa juga sebuah hinaan

Bahkan bisa jadi sebuah ancaman

Senyuman dibalik luka tak berdarah

Itu lebih menyakitkan

Namun

Sangat membahayakan

Jangan pernah menghakimi

Dengan pedas nya lisan

Meski diucapkan dalam tawa

Ataupun

Tutur lembut tapi penuh penekanan

Karena setiap kita punya hati

Setiap kita punya rasa

Walau

Cara pemikiran

Dan pola pikir kita berbeda

Plg.972021



MEMBACA DIRI

Oleh : Sumiati


Siapa aku

Tanyakan itu pada dirimu

Apa kau sangat mengenal diri mu

Ya

Kau hanya merasa mengenal dirimu sendiri

Padahal

Terkadang kau pun binggung apa yang ingin kau cari dalam hidup manusia terlalu pintar

Dalam menilai manusia lain nya

Seolah semua dibawa kendali nya

Dengan ringan bibir berkata

Memvonis orang lain bersalah

Hanya karena tidak sesuai dengan nalar mu

Kau merasa dirimu paling baik dan suci

Itu hak mu

Tapi jangan lupa

Kawan

Diri mu juga belum tentu baik dimata orang lain

Mungkin

Dirimu  dimata mereka  tidak lebih dari angka nol

Tapi sudah lah

Jangan saling mencaci

Karena

Hanya membuat semua keburukan menjadi hiasan nyata

Karena pada dasar nya

Tidak ada manusia yang sempurna

Kini

Lebih baik kita ambil cermin yang besar

Lihat

Dan

Tatap diri kita sendiri

Tanya pada hati kita

Siapa kita

Apakah diri kita lebih baik

Atau

Lebih buruk dari mereka

Kita manusia

Terkadang lupa

Pada tulisan tinta hitam dibuku kehidupan disaat sedikit coretan mengaburkan semua hurup dan angka

Hemm

Jangan salah menilai kawan

Ini hanyalah serpihan sampah  kata

Dari goresan ilalang tak bertuah

Plg.972021



SELAMAT MALAM CINTA

Oleh : Sumiati


Semburat malam

Mengintip diantara biasan

Bagai pedaran

Diantara germerlap bintang

Bermandi warna warni cahaya

Dalam rona senandung bahagia

Dari sepasang insan  yang saling mencinta

Bahagia

Irama gemulai dedaunan

Yang terlena kelembutan  sang bayu

Sangat menyentuh

Kesyahduan nyanyian alam

Di iringi dentingan

Perindu

Yang menanti

Sang rembulan

Dalam pelukan

Selamat malam cinta

Bermimpilah tentang hangat nya matahari esok pagi

Agar bisa kita rengkuh bahagia

Berdua

Bersama

Kini

Tidurlah 

Hai

Pujangga hati

Mimpi kan diri ku

Agar kisah kita

Terlukis indah 

Pada baitan syair cinta

Yang terpancar dari ketulusan jiwa

Selisik doa selalu kupinta

Kusebut namamu

Ditasbihan kasih

Agar kita selalu bersama

Merengkuh asa

Mengapai cita

Pada jalinan indah termulya

Dari dunia hingga jannah.

Plg.972021


***
Demikian puisi karya Sumiati yang dikirim oleh penulis untuk dimuat dalam web ini. 

(Catatan Penutup)
Website "sampahkata.site" memiliki program memuat tulisan-tulisan para Penulis Indie di Tanah Air. Oleh karena itu a
dmin mengajak kita semua untuk sama-sama berkarya dengan mengabadikan tulisan-tulisanmu di sini.

Jika teman-teman tertarik untuk berkontribusi dalam program ini, dapat mengirimkan karyanya ke Form Kirim Tulisan

Mari kita bersilaturahmi dengan bergabung dalam grup WA, caranya klik langsung tautan undangan PENULIS AMATIRAN DARI PINGGIRAN...

Follow Instagram SAMPAH KATA SENIMAN BISU

Dengarkan PODCAS CINTA DAN MUSIKALISASI PUISI 

di YOUTUBE Indie Official Poem Muraz Riksi

Terima kasih telah berkunjung ke website Sampah Kata.
Salam kopi pahit...

Seniman Bisu
Penulis Amatiran Dari Pinggiran
Secarik Ocehan Basi Tak Lebih Dari Basa-Basi

Share This Article :
Sampah Kata Seniman Bisu

WEBSITE SASTRA INDONESIA. Penulis Amatiran Dari Pinggiran, Secarik Ocehan Basi Tak Lebih Dari Basa-Basi. Merupakan blog sederhana dengan harapan menjadi media untuk belajar tentang puisi, cerpen, cerbung dan kata-kata motivasi...

8663130191430284605