Puisi Sumiati "Aku Lelah" Puisi Cinta Para Seniman - SAMPAH KATA
https://www.idblanter.com/search/label/Template
https://www.idblanter.com
BLANTERORBITv101

Puisi Sumiati "Aku Lelah" Puisi Cinta Para Seniman

Saturday, 10 July 2021

Baca Juga

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam kopi pahit...
Puisi merupakan ungkapan perasaan yang menggambarkan tentang cinta, kehidupan, bahagia, sedih, rindu dan alam. Oleh karenanya pada postingan ini, admin ingin membagikan puisi karya Sumiati

Di bawah ini tersedia daftar isi puisi yang akan memudahkan untuk melihat dan membaca lebih banyak puisi karya Sumiati lainnya.

Dalam hal ini admin menekankan bahwa sumber tulisan dan hak cipta sepenuhnya milik penulis. Selamat membaca!.

Profil singkat penulis :
Facebook Sumiati 
Instagram Sumiati


Aku Lelah

Oleh : Sumiati


Waktu seakan berhenti berputar 

Semua 

Telah dibatas akhir

Tak ada lagi 

Yang ingin kuraih

Semua telah musnah

Harapan ku telah hampa 

Ya 

Hampa 

Tak ada lagi keinginan

Hanya termangu 

Terdiam 

Seluruh jiwa ku telah luruh

Semua rasa ku pun telah pergi 

Menangis pun 

Percuma 

Tak ada lagi buliran yang bisa mengalir 

Kering 

Kerontang tak bersisa

Aku ingin berteriak 

Tapi suara ku pun ikut pergi 

Tercekat 

Terdiam 

Diantara dentuman detakan  

Seolah detikan 

Pada hitungan di bom waktu 

Yang siap meluluhlantakan 

Semua keinginan

Dan asa

Lelah

Sangat lelah 

Untuk terus bersembunyi 

Dari sejuta goresan 

Aku juga lelah 

Untuk terus membujuk hati 

Kalau aku di inginkan

Bila sang waktu 

Terus berkata 

Bahwa diri ku tak berharga

Seolah

Aku hanyalah petaka 

Diriku tak berarti 

Dan tak berguna 

Aku hanya sampah 

Yang harus disingkirkan dan dibuang

Aku lelah

Menari dalam irama kepalsuan 

Karena 

Sejujur nya 

Rungu ku

Tidak mendengar melody apapun jua

Aku juga sangat lelah 

Membujuk kaki ku

Agar terus berdiri 

Dan terus melangkah

Bila dalam setiap pijakan 

Sayatan demi sayatan terus tergoreskan

Aku tidak putus asa kawan

Aku hanya lelah

Dan ingin sejenak bersandar 

Dari semua penat 

Beban di dada

Jangan kau tanya

Aku menangis atau tertawa 

Karena tawa dan tangis ku 

Telah menjadi senada 

Dalam alunan kehampaan

Tanpa warna 

Dan

Tanpa biasan

Hanya kesuraman di keremangan kabut malam

Plg.1072021


***
Demikian puisi karya Sumiati yang dikirim oleh penulis untuk dimuat dalam web ini. 

(Catatan Penutup)
Website "sampahkata.site" memiliki program memuat tulisan-tulisan para Penulis Indie di Tanah Air. Oleh karena itu a
dmin mengajak kita semua untuk sama-sama berkarya dengan mengabadikan tulisan-tulisanmu di sini.

Jika teman-teman tertarik untuk berkontribusi dalam program ini, dapat mengirimkan karyanya ke Form Kirim Tulisan

Mari kita bersilaturahmi dengan bergabung dalam grup WA, caranya klik langsung tautan undangan PENULIS AMATIRAN DARI PINGGIRAN...

Follow Instagram SAMPAH KATA SENIMAN BISU

Dengarkan PODCAS CINTA DAN MUSIKALISASI PUISI 

di YOUTUBE Indie Official Poem Muraz Riksi

Terima kasih telah berkunjung ke website Sampah Kata.
Salam kopi pahit...

Seniman Bisu
Penulis Amatiran Dari Pinggiran
Secarik Ocehan Basi Tak Lebih Dari Basa-Basi


Sampah Kata

Seniman Bisu